Festival Literasi Lembata: Semangat Membaca Ditenun dari Laut, Tanah dan Kandang
Festival Literasi Lembata: Semangat Membaca Ditenun dari Laut, Tanah dan Kandang

By noc-lembata 11 Mei 2026, 13:24:19 WIB, Dibaca: 14 Kali, Dikomentari: 0 Kali   Perpustakaan  
Festival Literasi Lembata: Semangat Membaca Ditenun dari Laut, Tanah dan Kandang

Keterangan Gambar : Dok. Prokopim Setda Lembata


Lembata — Semangat literasi kembali menggema di Kabupaten Lembata. Festival Literasi Kabupaten Lembata Tahun 2026 resmi dibuka di Halaman Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lembata, Minggu (10/5/2026), dalam suasana meriah yang dipenuhi pelajar, pegiat literasi, dan masyarakat.

Tahun ini menjadi momentum istimewa karena merupakan tahun keempat pelaksanaan Festival Literasi di Kabupaten Lembata. Mengusung tema *“Dari Laut, Tanah dan Kandang, Kita Menenun Literasi Sebagai Nafas Kehidupan,”* festival ini menghadirkan semangat baru untuk menumbuhkan budaya membaca dan berliterasi yang berakar pada kehidupan masyarakat Lembata.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Lembata, Yohanes Berchmans Daniel Dai, S.IP, mewakili Bupati Lembata. Turut hadir Bunda Literasi Kabupaten Lembata Ny. Ursula Surat Bayo Tuaq, pimpinan instansi vertikal, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, tokoh adat, para guru, serta pegiat literasi dari berbagai kalangan.

Dalam sambutan Bupati Lembata yang dibacakan pada kesempatan itu, ditegaskan bahwa literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami kehidupan, budaya, dan perkembangan zaman di tengah derasnya arus informasi digital.

“Laut, tanah dan kandang adalah sumber kehidupan masyarakat Lembata. Dari situlah kita belajar tentang kerja keras, ketekunan, dan kearifan lokal. Literasi harus tumbuh dari kehidupan sehari-hari masyarakat,” demikian pesan Bupati Lembata.

Ketua panitia, Frans Sabaleku, dalam laporannya menyampaikan bahwa Festival Literasi menjadi bagian dari upaya Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lembata untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Selain festival, pemerintah daerah juga terus mendorong program literasi melalui kerja sama dengan sekolah-sekolah lewat layanan perpustakaan “Goris Keraf Go To School”.

Festival tahun ini diikuti sebanyak 580 peserta dari 41 sekolah tingkat SD, SMP, hingga SMA sederajat di Kabupaten Lembata. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang pelaksanaan festival sejak pertama kali digelar.

Berbagai kegiatan turut memeriahkan festival, di antaranya Parade Literasi, lomba bertutur tingkat SD, lomba resensi buku, klinik literasi budaya dan lingkungan, talkshow tentang ecoliteracy berbasis budaya lokal, bedah buku, hingga bazar buku.

Di tengah semarak kegiatan, Festival Literasi bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ruang tumbuhnya harapan agar generasi muda Lembata semakin dekat dengan budaya membaca, berpikir kritis, serta tetap berakar pada nilai budaya dan identitas daerahnya.(Prokompim/Kominfo Lembata)





Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar

AGENDA TERKINI

GALLERY FOTO

JEJAK PENDAPAT

Bagaimana menurut anda website Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata ini?
  Sangat Bagus
  Bagus
  Kurang

Web Counter

Flag Counter