Sekda Paskalis Tinjau Program Makan Gratis di Lembata
Sekda Paskalis Tinjau Program Makan Gratis di Lembata

By noc-lembata 25 Feb 2025, 11:51:07 WIB, Dibaca: 855 Kali, Dikomentari: 0 Kali   Pemerintahan   
Sekda Paskalis Tinjau Program Makan Gratis di Lembata

Keterangan Gambar : Pose bersama Sekda Lembata Paskalis Ola Tapo Bali


Lembata– Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui Sekretaris Daerah Paskalis Ola Tapo Bali, A.P., M.T., meninjau pelaksanaan program makan bergizi gratis yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, di sejumlah sekolah dasar dan menengah pada Senin (24/02/2025).

Program ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam meningkatkan gizi anak-anak di Lembata, yang selama ini menghadapi tantangan kekurangan gizi. Di Kabupaten Lembata, program ini baru dimulai dan sudah menjangkau delapan sekolah dengan total 2.130 siswa.

Saat meninjau pelaksanaan program di SMP Negeri 4 Lamahora, Sekda Tapo Bali menekankan pentingnya langkah awal ini.

"Untuk Lembata, kita baru mulai hari ini. Meskipun idealnya program ini menjangkau 12 sekolah, berbagai pertimbangan menyebabkan implementasinya dilakukan secara bertahap," jelas Tapo Bali.

Di SMP Negeri 4 Lamahora, sebanyak 315 siswa menerima makanan bergizi gratis. Tapo Bali juga menegaskan pentingnya pemantauan untuk memastikan efektivitas program. "Kita lakukan pemantauan di sini," ujarnya.

Program ini mendapat dukungan dari Badan Gizi Nasional, yang telah menyiapkan satu dapur umum di Lembata. Selain itu, TNI dan pihak lain berencana membangun dapur umum tambahan untuk memenuhi kebutuhan seluruh sekolah yang ditargetkan. Hal ini bertujuan untuk memastikan kualitas dan kuantitas makanan yang disajikan sesuai dengan standar.

Salah satu keunggulan program ini adalah perencanaan menu yang matang. Ahli gizi telah merancang menu yang seimbang dan bergizi, mempertimbangkan kebutuhan nutrisi setiap kelompok umur, dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Ahli gizi sudah mempertimbangkan gizi yang cukup dan berimbang untuk setiap individu,” ungkap Penjabat Bupati Tapo Bali.

Menu yang disiapkan bervariasi, seperti ayam, tempe, sayur, nasi, pisang, dan ubi, semuanya disesuaikan dengan kandungan gizi yang tepat. Meskipun sebagian siswa sudah mengonsumsi makanan bergizi di rumah, program ini tetap penting untuk memastikan asupan gizi yang cukup dan terukur bagi setiap siswa.

Ketua SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi), Nurul Izzah Amelia, yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program ini, mengungkapkan bahwa kegiatan di SMP Negeri 4 Lamahora berjalan lancar. “Sendok dan air minum dibawa langsung oleh siswa,” ujarnya, menambahkan bahwa hal tersebut sesuai dengan arahan dari pusat.

Meski ada beberapa tantangan, Nurul tetap optimistis. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program ini dan berharap kerjasama yang baik dapat terus berlanjut. “Saya berharap ke depannya kita dapat saling berkontribusi dan bekerja sama dengan baik,” katanya.

Nurul juga menyampaikan bahwa program makan bergizi gratis ini bukan hanya pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk masa depan Lembata. Dengan memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang cukup, diharapkan kualitas sumber daya manusia di Lembata akan meningkat, sehingga dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi daerah tersebut.

Ia berharap perluasan program ini dapat dilakukan secara bertahap, dengan pembangunan dapur mandiri tambahan dan keterlibatan masyarakat yang akan menjadi kunci keberhasilan program ini. 

Karena itu Pemerintah Kabupaten Lembata berkomitmen untuk terus memantau dan meningkatkan kualitas program ini agar dapat memberikan dampak yang optimal bagi generasi muda Lembata. 

"Program ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan gizi anak-anak Indonesia", harapnya. 





Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar

AGENDA TERKINI

GALLERY FOTO

JEJAK PENDAPAT

Bagaimana menurut anda website Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata ini?
  Sangat Bagus
  Bagus
  Kurang

Web Counter

Flag Counter