Perkuat Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama, Pemda Lembata Gandeng FKUB Gelar Seminar Sehari
Perkuat Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama, Pemda Lembata Gandeng FKUB Gelar Seminar Sehari

By noc-lembata 16 Sep 2025, 15:06:31 WIB, Dibaca: 67 Kali, Dikomentari: 0 Kali   Pemerintahan   
 Perkuat Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama, Pemda Lembata Gandeng FKUB Gelar Seminar Sehari

Keterangan Gambar : Perkuat Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama Pemda Lembata Gandeng FKUB Gelar Seminar Sehari


Lembata – Pemerintah Kabupaten Lembata bekerja sama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menggelar Seminar Sehari Sosialisasi dan Pembekalan FKUB Kecamatan Tingkat Kabupaten Lembata, dengan mengangkat tema “Peran serta masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kualitas toleransi dan kerukunan antar umat beragama menuju stabilitas kamtibmas yang berkelanjutan.”

Kegiatan ini berlangsung meriah dan khidmat dengan kehadiran Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq,S.P, Ketua DPRD, Syafrudin Sira, Forkompimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para pengurus Pokja FKUB Kecamatan se-Kabupaten Lembata.

Ketua FKUB Kabupaten Lembata, Yakobus Kia, S.Ag dalam sambutannya, menegaskan pentingnya belajar dari sejarah sebagai pedoman kehidupan. Ia mengutip pepatah Latin "Historia Magistra Vitae" yang berarti “sejarah adalah guru kehidupan.”

“Sejarah memberikan banyak pelajaran berharga agar manusia tidak mengulangi kesalahan yang sama, sekaligus menjadikannya pedoman untuk melangkah lebih baik ke depan,” ujar Yakobus.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk “berani pergi lebih jauh, tinggal lebih lama, dan rela berkorban demi orang lain.” Nilai-nilai pengabdian seperti ini, menurutnya, menjadi fondasi kuat dalam membangun kerukunan dan kebersamaan di Lembata.

Sementara itu, Bupati Lembata Kanis Tuaq dalam arahannya saat membuka seminar menegaskan bahwa FKUB memegang peran strategis dalam menjaga harmoni kehidupan beragama. Ia menekankan bahwa FKUB bukan hanya sekadar wadah dialog antarumat beragama, tetapi juga agen penting dalam menjaga ketertiban, kesehatan sosial, dan kesejahteraan masyarakat.


“FKUB harus aktif mendorong terciptanya masyarakat yang sehat, tertib, rukun, dan sejahtera,” tegas Bupati Kanis, Selasa, (16/9/25).

Bupati juga menyoroti beberapa isu sosial yang memerlukan perhatian bersama, seperti pembatasan jam pesta demi menjaga ketertiban umum, penanggulangan HIV/AIDS, serta penguatan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari peran FKUB yang lebih luas.

Ia turut menekankan bahwa hak beragama adalah hak asasi manusia yang wajib dijunjung tinggi dan dilindungi, selama tidak menodai atau menyalahgunakan ajaran agama lain.

Mengangkat filosofi lokal “Taan Tou”, Bupati Kanisius mengajak seluruh warga Lembata untuk terus merawat semangat persatuan dan memperkuat dialog lintas iman.

“Perbedaan keyakinan tidak boleh memisahkan kita. Justru, perbedaan itulah yang harus menjadi kekuatan untuk bersama-sama melangkah maju demi kemajuan Lembata,” tandasnya.

Melalui seminar ini, Pemerintah Kabupaten Lembata dan FKUB berharap tercipta sinergi kuat antara tokoh agama, tokoh masyarakat, generasi muda, serta seluruh elemen daerah. Tujuannya adalah menjaga keutuhan sosial, memperkuat kedamaian, serta memastikan stabilitas keamanan dan keharmonisan di Kabupaten Lembata secara berkelanjutan. (Kominfo Lembata)





Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar

AGENDA TERKINI

GALLERY FOTO

JEJAK PENDAPAT

Bagaimana menurut anda website Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata ini?
  Sangat Bagus
  Bagus
  Kurang

Web Counter

Flag Counter