Bappelitbangda Lembata Gelar Konsultasi Publik RPJMD 2025–2029
Bappelitbangda Lembata Gelar Konsultasi Publik RPJMD 2025–2029

By noc-lembata 15 Mei 2025, 16:40:59 WIB, Dibaca: 499 Kali, Dikomentari: 0 Kali   Pemerintahan   
Bappelitbangda Lembata Gelar Konsultasi Publik RPJMD 2025–2029

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Lembata ketika membuka kegiatan Konsultasi Publik RPJMD


Lembata – Pemerintah Kabupaten Lembata melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lembata Tahun 2025–2029. Kegiatan ini berlangsung di Aula Anton Tifaona, Kamis (15/5/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Lembata H. Muhamad Nasir, S.Sos, Wakil Ketua DPRD Gewura Fransiskus, para anggota DPRD, Sekda, para Asisten Sekda, pimpinan OPD, camat, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Nasir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bappelitbangda atas penyelenggaraan konsultasi publik ini. Ia menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menyusun arah pembangunan daerah lima tahun ke depan.

"RPJMD Kabupaten Lembata Tahun 2025–2029 mengusung visi Mewujudkan Lembata yang Maju, Lestari, dan Berdaya Saing. Visi ini menuntut kerja nyata seluruh elemen masyarakat dalam membangun kekuatan ekonomi, sosial, dan politik sebagai fondasi menuju kabupaten yang mandiri, inovatif, dan adil," ujar Wabup Nasir.

Ia menjelaskan bahwa konsep Lembata Lestari mencerminkan pembangunan yang seimbang dan berkelanjutan sesuai prinsip tata kelola lingkungan, sosial, dan pemerintahan (SDGs) dengan lima pilar utama: Manusia, Planet, Kemakmuran, Kedamaian, dan Kemitraan.

Sedangkan Lembata Berdaya Saing adalah wujud dari pengelolaan sumber daya dan penciptaan inovasi di berbagai sektor untuk meningkatkan daya saing ekonomi, investasi, SDM, infrastruktur, serta pemerintahan yang transparan dan berbasis teknologi.


Untuk mencapai visi tersebut, RPJMD menetapkan enam misi utama:

1. Meningkatkan ketahanan ekonomi berbasis potensi daerah;

2. Meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial;

3. Mewujudkan kabupaten yang adil, aman, dan tertib;

4. Meningkatkan infrastruktur yang andal dan merata;

5. Mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan dan budaya;

6. Menata pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan berbasis Good and Clean Governance.

Selain itu, ditetapkan delapan prioritas pembangunan: Mandiri, Sehat, Smart Digital, Tertata, Subur, Unik, Sejahtera, dan Prima.

Wabup Nasir juga memaparkan 20 program prioritas unggulan pembangunan ekonomi berkelanjutan dalam bingkai #NTT-Tani-Ternak (NTT), antara lain:

1) penyediaan infrastruktur pertanian, perkebunan dan peternakan. 

2) Penyediaan sara produksi pertanian, penanganan pasca panen dengan alat mesin pertanian mendukung ekonomi kerakyatan.

3)Pengembangan klaster pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

4) penyediaan jaminan pemasaran komoditi pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan (bukit Hog dan bukit Ruminansia). 5) Hilirisasi komoditas unggulan daerah dan sumber daya alam berupa industri pakan ternak, garam, pabrik es, pengelolaan pangan lokal, beras porang, tepung ikan dan air mineral guna mendukung penyerapan tenaga kerja, penguatan BUMDes dan peningkatan PAD. 6) Pengembangan Food Estate lahan kering terintegrasi Botani ( Bour-Tanjung Leur-Tobotani) dengan pola desa transit. 7) Pembangunan SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan). 8) Penguatan UMKM. 9) Penguatan sektor pendukung pariwisata. 10) Penyediaan Laboratorium kesehatan hewan dalam mendukung lalu lintas ternak. 

Dan, 11) Penyediaan sarana dan prasarana perikanan mendukung ekonomi biru yang berkelanjutan. 12) Penguatan cadangan pangan daerah melalui program SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan). 13) Peningkatan SDM melalui pendidikan formal dan non formal serta kesehatan. 14) Pengembangan Pertanian organik mendukung Lembata Sehat, pangan sehat untuk pasien, makan bergizi untuk anak sekolah dan zero stunting menuju Lembata emas 2045. 15) Penyedia BLK bagi pemuda wirausaha mandiri. 16) Penyediaan rumah perlindungan perempuan dan anak. 17) Peningkatan koordinasi lintas sektor guna menangani masalah sosial ekonomi. 18) Penataan Kota dan Persampahan. 19) Penyediaan infrastruktur mendukung pertumbuhan ekonomi, sekaligus mendukung akses pasar antar wilayah. 20) Ekologi berkelanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan air dengan skenario embung resapan, barisan hijau penyerap karbon guna mengatasi isi pemanasan global.

Wabup Nasir menekankan pentingnya sinkronisasi RPJMD dengan dokumen perencanaan lainnya, seperti RPJPD Kabupaten Lembata Tahun 2024–2045, RPJMD Provinsi NTT, dan RPJMN Tahun 2025–2029.

“Saya berharap kita semua dapat menyelaraskan dokumen RPJMD ini dengan RPJPD Lembata, RPJMD Provinsi, dan RPJMN, agar arah pembangunan benar-benar terintegrasi dan berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Kominfo Lembata) 








Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar

AGENDA TERKINI

GALLERY FOTO

JEJAK PENDAPAT

Bagaimana menurut anda website Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata ini?
  Sangat Bagus
  Bagus
  Kurang

Web Counter

Flag Counter