Kamis, Oktober 18Pemerintah Kabupaten Lembata

PELAJAR HARUS SOPAN SANTUN DAN JAUHI HOAX

HIMBAU BUPATI LEMBATA SAAT BERKUNJUNG

 KE SMP/SMA 1 BALAURING

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dan Dr Soemana Soma di dampingi Camat Omesuri saat bertatap muka dengan guru dan siswa-siswi di SMA Satap Balauring. (Foto M.Molan)

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur menghimbau Siswa-siswi yang saat ini menuntut ilmu pada lembaga pendidikan satu atap SMP dan SMA Negeri 1 Balauring untuk terus menjaga Etika sopan santun dan menjauhi hoax di media sosial. Dihadapan ratusan siswa dan guru guru di Aula sekolah tersebut Ia menegaskan, konsep pembangunan apapun yang dilaksanakan pemerintah sasaran utamanya adalah untuk manusia. Untuk itu menurut Bupati Sunur Generasi mudah Lembata harus bertika, sopan santun dan bermoral. Percuma saja jika seorang siwa pintar memiliki nilai 10 dalam  ujian di sekolah namun tidak beretika dan sopan santun itu berarti kita tidak beradap katanya. Bupati menegaskan mulai saat ini berhenti untuk kata orang atau menyebarkan informasi-infornasi  palsu di media sosial atau Hoax.. Tentang Hoax tersebut bupati menginformasikan bahwa sejak Kamis, 15 Maret 2018 Bupati dan Wakil Bupati Lembata bersama para kepala OPD, Para camat dan seluruh kepala desa dan Ketua BPD sekabupaten Lembata bekerja sama dengan Jajaran Kepolisian Resort Lembata telah deklarasikan Anti Hoax“ yang isinya masyarakat Lembata menentang Hoax. Saat ini seluruh pembicaraan, komentar atau tulisan apapun di media sosial terus diikuti sehingga yang berhubungan dengan  Hoax bisa di proses hukum.     Sebagai siswa siswi  harus menjaga etika dan sopan santun baik di rumah maupun di sekolah. Menurut Bupati Sunur, untuk bisa beretika dan menjaga sopan santun orang itu harus sehat,  sehat itu bukan hanya fisiknya tapi juga sehat mentalnya.   Untuk mewujudkan kesehatan orang harus bersih-bersih mulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitarnya. Dengan demikian Bupati mengharapkan agar guru dan seluruh siswa harus menjaga lingkungan sekolah yang bersih agar tetap terjaga kesehatannya.

Menjawabi pertanyaan Rofin Atapukan Siswa sekolah tersebut tentang bagaimana mengelola air di sekolah supaya bisa sehat namun tidak ada jaringan pipa air bersi yang masuk ke lingkungan sekolahnya bupati menyatakan,  pada tahun anggaran 2018 ini sudah ada anggaran perbaikan jaringan air bersih untuk wilayah Balauring dan sekitarnya, silahkan  berkoordinasi dengan kepala desa untuk memprioritas pada tempat umum dan termasuk sekolah ini.

Semakin tinggi orang memegang teknologi apapun semakin tinggi pula etika  dan sopan santun sebagai simbol budaya dan peradaban kita, tegas Bupati  Sunur.

Sebagaimana diliput kepala Seksi Pos dan Telekomunkasi Dimas Kominfo Kabupaten Lembata    Marselus Molan,S.Sos dalam kunjungan kerja ke kecamatan Omesuri, Bupati Lembata dan rombongan menyempatkan diri berkunjung ke lembaga pendidikan SMP dan SMA Negeri 1 Balauring pada Jumad, 16 Maret 2018 pukul 10.45 menit Wita diterima secara meriah dengan tarian hedung oleh siswa siswi setempat,  bertatap muka dengan para guru dan seluruh siswa siswi di sekolah tersebut selam 1 jam dan melanjutkan perjalanan ke desa Hingalamamengi. (Kominfo Lembata)