Sunday, June 24Pemerintah Kabupaten Lembata

LEMBATA RAWAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN

Untuk mengatasi berbagai masalah pembangunan di daerah perlu adanya kerja  sama  berbagai pihak. Salah satu persoalan yang ada di Kabupaten Lembata adalah  masalah rawan kebakaran hutan dan lahan  yang terjadi setiap musim kemarau tiba.

Pose bersama . Dandim 1624 Foltim dan Lembata Letkol Infantri I. Komang Agus,S.Sos berpose bersama Unsur Musyawara Pimpinan Daerah Kabupaten Lembata Usai Galadiner bersama di Kumaresort (Foto Erna Ruing Kominfo LBT )

Lembata berpotensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Kehutla) yang terjadi pada setiap musim kemarau.

Hal ini dilontarkan  Komandan Distrik Militer 1624 Flotim dan Lembata   Le tkol Infantri I. Agus Komang,S.Sos dalam sapaannya saat Galadiner bersama unsur Musyawara Pimpinan Daerah kabupaten Lembata di Kumaresort    Rabu,  08 Pebruari 2018 malam.   Ia menyampaikan baru sehari ia tiba di Larantuka Kabupaten Folres Timur dirinya telah dipanggil untuk Rapat bersama para Danrem dan Pangdam di Jakarta. Disaat itu dirinya menerima pesanan dari danrem NTT dan Pangdam bahwa di Lembata masalahnya adalah  berpotensi terjadinya kebakaran hutan dan Lahan.   Menurut Dandim masalah kebakaran  hutan dan lahan dari tahun ke tahun memang terjadi penurunan namun demikian harus ada langkah kerja sama untuk penempatan Satuan Tugas (satgas) untuk memantau darah-daerah  rawan kebakaran secara intensif.  Ia juga meminta kerja sama  pemerintah daerah Kabupaten Lembata dan pihak Kepolisian Republik Indonesia Resort Lembata dalam pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Flores Timur dan Lembata. “ saat saya mengikuti rapat di Jakarta saya mendapatkan pesanan khusus dari Bapak Danrem dan Pangdam bahwa kalau di Lembata itu rawan dengan masalah kebakaran hutan dan lahan, dan saya jawab siap ! untuk kami kerja sama mengatasi. Disini saya mohon kerja sama pemrintah daerah dan pihak kepolisian untuk mengayomi masyarakat di Flotim dan Lembata ini  katanya.

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dalam sapaannya juga meminta kerja sama dan dukungan dari pihak TNI dan Kepolisian dalam mengatasi berbagai permasalahan maupun dukungan dalam pningkatan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Lembata.

Kehadiran pimpinan tertinggi TNI Wilayah Folres Timur dan Lembata itu disambut gembira bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur, Wakil Bupati Lembata  Thomas Ola Langodai dan Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata Anthanasius Aur Amontoda.  Dandim bersma rombongan berada di Lembata selama dua hari kerja dalam rangka kunjungan perdananya ke  komando Rayon militer (KORAMIL) se-Lembata.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Pengadilan Agama Hambali,SH,MH, Ketua Pengadilan Negeri Lewoleba Ari Wirawan,SH, Kepala Kejaksaan Negeri Lewoleba Didi Haryono, SH,MH, Kapolres Lembata yang diwakili Kabag Perkara Agung Surya, dan seluruh kepala OPD sekabupaten Lembata.     (M.Molan/Kominfo)