Sunday, April 22Pemerintah Kabupaten Lembata

DANREM 161 WIRASAKTI KUPANG MENGUNJUNGI PENGUNGSI

Danrem 161 Wirasakti Kupang Brigadir Jendral TNI Teguh Muji Angkasa mengunjungi pengungsi Ile Lewotolok di Posko pengungsian Rujab Bupati pada Senin, 23 Oktober 2017 Pukul 12.30 Wita. Pimpinan Tertinggi TNI NTT itu tiba di Bandara Wunopito dengan Helikopter milik TNI dan diterima Dandim 1604 Flotim Lembata Letkol Dady Rusiadi, Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Lango Day dan Ibu, Danramil 1624 Ignasius H Sogen serta beberapa pimpinan OPD.

Setelah penerimaan di Bandara Wunopito rombongan istirahat makan siang bersama. Usai makan siang Danrem dan rombongan langsung menemui sisa pengungsi Ile Lewotolok yang tertampung di posko pengusian sejak 10 Oktobr 2017 lalu.

Dihadapan para pengungsi dari desa Lamagute, Waimatan dan Dusun A Lamawara Danrem Teguh Muji menyatakan peristiwa Gempa Bumi yang diikuti longsoran sebagaimana dialami warga di Lembata adalah ujian dari Tuhan. Ia mengajak para pengungsi untuk bersyukur karena masih selamat dari ujian itu sambil berharap dan agar Tuhan tidak mengunji kita lagi. Ia mnjelaskan kehadirannya di Lembata ingin melihat dan merasakan secara langsung keberadaan para pengungsi. Pada situasi seperti ini danrem memastikan pihak TNI, Pemerintah dan POLRI akan bekerja sama dan berupaya untuk menanggulangi bencana.

Danren juga menyatakan jika pihaknya telah mendapat laporan bahwa ada desa-desa tertentu yang tidak bisa ditempati lagi karena berada di antara laut dan tebing yang mudah runtuh sehingga tidak aman untuk ditempati lagi. Dengan demikian Danrem mengajak warga masyarakat untuk mengikuti proses dan upaya demi kenyamananan bagi masyarakat sendiri. “ Terhdap desa-desa yang tidak nyaman perlu ada upaya lain termasuk merelokasi walaupun kita harus mengorbankan harta benda dab Terhadap desa desa tersebut Danrem mengharapkan aga masyarakat memilih jalan terbaik walaupun harus mengorbankan segala sesuatu di kampung halaman.(mm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *