Kamis, Oktober 18Pemerintah Kabupaten Lembata

19 JEMAAH HAJI TIBA KEMBALI DI LEMBATA

Ucapan Selamat : Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur mengucapkan slamat kepada para jemaah Haji asal Lembata usai acara penrimaan di Aula Kopdit Ankara ( (Foto Dok. Kominfo)

19 Jemaah haji asal Kabupaten Lembata yang menunaikan ibadah haji pada musim haji tahun 2017 akhirnya tiba kembali di Lewotanah Lembata melalui Bandara Wunopito pada Senin, 02 Oktober 2017 pukul 14.00 Wita. Kehadiran 19 jemaah haji tersebut disambut antusias kerabat kenalan dan anggota keluarga. Setelah tiba di Bandara Wunopito para jemaah haji diarak menuju Aula Kopdit Ankara untuk mengikuti rangkaian acara Penerimaan Jemaah Haji oleh Bupati Lembata sekaligus pelepasan untuk kembali ke tengah keluarga.

Kepala Kantor Kementrian Agama Lembata Ibu Dorothea Nahak selaku penyelenggara ibadah haji Lembata dalam laporannya menyebutkan, jemaah haji asal Lembata sejak dilepas pergi oleh Bupati Lembata pada tanggal 15 Agustus 2017 berjumlah 19 orang dan berada di Tanah Suci Mekah selama 50 hari.

Para Jemaah haji asal Lembata tergabung dalam kloter 65 rombongan 07, diberangkatkan dari kota Madina pada Kamis, 28 September 2017 dan tiba di Surabaya pada tanggal 29 September 2017 pukul 11.05 WIB. Setelah beristirahat 2 hari di kota Surabaya para jemaah haji berangkat dari Surabaya menuju Kupang pada Minggu 1 Oktober 2017 menggunakan pesawat Sriwijaya Air dan baru ke Lembata pada tanggal 2 Oktober 2017 dalam keadaan sehat dan selamat.

Kepada undangan dan keluarga yang memadati aula Kopdit Ankara Ibu Dorotea merincikan nama-nama jemaah haji asal Kabupaten Lembata yakni

Ibu Hj.Waisa Liliwana La Gani asal Kecamatan Nubatukan profesi pensiunan PNS,

H.Nasrudin Muhamad Boli asal Wulandoni profesi pedagang,

H. Mahdet Idris Hasan asal Nubatukan profesi pedagang,

H. Hasanudin Nasrun Sulaiman asal Buyasuri pensiunan PNS,

Ibu Hj Darmila Umar Pala asal Buyasuri profesi IRT,

Ibu Hj. Samsia usman Kiwang asal Nagawutung profesi IRT,

Ibu Hj. Aida Comsa Muhamad asal Nubatukan profesi PNS,

Ibu Hj. Sri Utami Ode asal Omesuri profsi IRT, I

bu Hj. Siti Abdurahim Kelake asal Nubatukan profesi IRT,

H. Kamil Hendra Ladarise asal Nubatukan profesi wiraswasta,

H. Umiyan Hanan Making asal Omesuri profesi petani,

Ibu Hj. Uminah Abdul Kadir asal Omesuri profesi IRT,

H. Masduki La Dumahiri asal Buyasuri profesi pedagang,

Ibu Hj. Surkia La Suhu Kelake asal Buyasuri profesi pedagang,

Ibu Hj. Ruhusia Ahmah Masudin asal Buyasuri profesi pedagang,

Ibu Hj. Aminah Agusalim Ahmad asal Omesuri profesi pedagang,

H. Abdul Hamid Ratuloly asal Nubatukan profesi pedagang,

Ibu Hj. Siti Kadija Mahrus asal Nubatukan profesi IRT,

Ibu Hj. Bahzer Arakian asal Buyasuri profesi IRT.

Pimpinan DPRD Lembata Paulus Makrius Dolu, S.Fil membawakan sambutan dalam acara tersebut menyatakan pihaknya akan terus mempertahankan porsi anggaran untuk penyelenggaraan haji di Kabupaten Lembata yang selama ini dianggarkan oleh bagian Kesra Setda Lembata. Kepada para jemaah haji yang telah kembali ke Lewotanah Lembata Makarius mengharapkan agar menjadi panutan bagi keluarga, sanak saudara dan masyarakat umum dalam lingkungan sosial masing-masing.

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dalam sambutannya menguraikan apa yang ia amati diwajah setiap jemaah haji saat kembali, wajah dan mata mereka bersinar-sinar dan memancar keceriaan. Keceriaan ini sungguh menggugah hati setiap orang muslim dan menarik mereka untuk menunaikan ibadah haji. Ia mengharapkan eksistensi mereka sebagai haji dan haja akan terus bersinar mulai sekarang dan seterusnya.

Dari eksistensi haji dan haja menurut Bupati Sunur adalah sedapat mungkin memancarkan pesan-pesan moral untuk menciptakan perubahan-perubahan dan transformasi sosial. Tranformasi sosial itu diterjmahkan dalam bentuk paling sederhana membantu pemerintah desa dan masyarakat dimana para haji dan haja berada. (mm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *